Copyright © www.aldakwah.org 2014. All Rights Reserved.

Get Adobe Flash player
Anda dapat membaca Artikel serta kajian yang disediakan oleh kami
Anda dapat mengetahui berita islam terkini baik berita lokal maupun Internasional
Anda dapat mengakses murottal Al-Quran beserta terjemahannya ke berbagai bahasa
Anda dapat mengakses kajian audio yang kami terbitkan
Anda dapat berinfaq serta besedekah melalui perantara kami
Anda dapat memesan produk kami secara online

Gelombang Hawa Panas Merambah Eropa

Gelombang hawa panas mulai merambah ke benua Eropa sehingga menimbulkan akibat-akibat yang mengejutkan.

Di Prancis, ribuan orang penumpang kereta terganggu perjalanannya karena rel memuai, sehingga menimbulkan kekacauan yang tidak dapat dihindari.

“Kereta tiba lebih lambat, tidak ada pemberitahuan, orang-orang mengira mereka sudah berada di atas kereta yang benar, tetapi ternyata mereka dipindah jalur dan ditempatkan di tempat yang sudah penuh,” kata seorang penumpang seperti dikutip Euronews Kamis (2/7/2015).

Dengan suhu udara tidak turun di bawah 40 derajat di banyak bagian Spanyol, ribuan orang berbondong-bondong menuju pantai, sehingga memaksa petugas untuk membatasi orang yang ingin berjemur mandi matahari.

Inggris mengalami musim panas yang paling panas yang pernah dialami penduduknya yang masih hidup. Sementara kantor meteorologi memperingatkan sepertinya hawa panas itu akan berakhir dalam beberapa hari dan sebagian besar akan berganti dengan cuaca hujan lebat selama beberapa hari.

Di Jerman masih ada yang berusaha menikmati hawa panas sebisanya, seperti yang dilakukan Annelie Dehnert-Hilscher wanita pensiunan berusia 90 tahun yang pergi berenang.

“Saya beruntung ada Danau Constance untuk mendinginkan badan, dan (hawa panas) ini tidak masalah, asal hanya berlangsung selama 3 hari,” kata perempuan lanjut usia yang masih gesit berenang tersebut.

Gelombang hawa panas di India akhir Mei hingga awal Juni kemarin menyebabkan lebih dari 2.000 orang menemui ajalnya. Sementara di Pakistan, beberapa hari menjelang dan pada awal bulan puasa Ramadhan ini tercatat sedikitnya 1.000 orang meninggal dunia juga karena hawa panas yang tak tertahankan.*

Hidayatullah.com