Copyright © www.aldakwah.org 2014. All Rights Reserved.

Get Adobe Flash player
Anda dapat membaca Artikel serta kajian yang disediakan oleh kami
Anda dapat mengetahui berita islam terkini baik berita lokal maupun Internasional
Anda dapat mengakses murottal Al-Quran beserta terjemahannya ke berbagai bahasa
Anda dapat mengakses kajian audio yang kami terbitkan
Anda dapat berinfaq serta besedekah melalui perantara kami
Anda dapat memesan produk kami secara online

Muslim Nigeria Dapat Naik Kereta Gratis Untuk Rayakan Idul Adha

LAGOS - Saat Muslim di seluruh dunia mempersiapkan diri untuk merayakan Idul Adha Adha, pemerintah negara bagian Osun di Nigeria menawarkan layanan kereta gratis untuk warga yang ingin pulang kampung merayakan Idul Adha.

“Kereta akan berangkat jam 11 pada Selasa tanggal 22 dan Rabu 23 September untuk mengantar masyarakat dari Lagos ke Osogbo (ibu kota negara bagian Osun, red). Perjalanan pulang ke Lagos dari Osogbo pada hari Minggu 27 September jam 11″, Semiu Okanlawon, direktur Biro Komunikasi dan Strategi di Kantor Gubernur Osun, mengatakan kepada Daily Trust pada Senin 21 September, demikian lansir onislam.net.

Baca Selengkapnya....

Suhu Tinggi di Arafah Capai 45°C

ARAB SAUDI - Suhu tinggi di Mina memaksa sebagian jamaah untuk tinggal di dalam tenda mereka pada Selasa 8 Dzulhijjah (22/09/15). Beberapa jemaah memilih bersiap untuk meninggalkan Mina dan menuju Arafah pada Rabu 9 Dzulhijjah.

Menurut ketua umum Meterologi dan Lingkungan (PME), suhu capai 42°C di Mina dan 45°C di Makkah pada Selasa. Sementara suhu diperkirakan akan melebihi 44°C di Arafah pada Rabu.

Dikutip dari ArabNews, juru bicara PME Hussain Al-Qahtani, menyarankan jamaah menghindari berjalan jauh pada sore hari karena suhu tinggi.

Baca Selengkapnya....

Sekitar 50.000 Hewan Qurban akan Disembelih di Riyadh

ARAB SAUDI - Diperkirakan 50.000 ekor hewan qurban akan disembelih di ibukota Arab Saudi, Riyadh, pada masa Idul Adha tahun 1436 Hijriyah ini, yang perayaannya dimulai pada hari Kamis (24/9/2015) lapor Arab News Senin (21/9/2015).

Pemerintah kota Riyadh mengatakan ada sekitar tujuh tempat jagal yang siap untuk menerima hewan yang akan disembelih saat hari Idul Adha dan hari-hari tasyriq.

Baca Selengkapnya....

Ribuan pengungsi Suriah membanjiri Austria

AUSTRIA – Kapal, bus dan kereta dipenuhi ribuan pengungsi yang membanjiri Austria pada Ahad (20/9/2015) dari negara-negara yang tengah menghadapi perang dan kemiskinan dengan tujuan untuk mendapat kehidupan yang lebih baik di Eropa Barat, lansir WB.

Upaya para pengungsi untuk menyelamatkan diri merupakan tindakan yang mempertaruhkan nyawa mereka. Tragedi terbaru yang mereka alami terjadi di laut ketika sedikitnya 13 pengungsi termasuk empat anak meninggal di lepas pantai Turki setelah perahu karet yang membawa mereka ke Yunani bertabrakan dengan sebuah feri, media Turki melaporkan.

Baca Selengkapnya....

Ribuan Warga Jerman Sambut Imigran, Tolak Islamophobia

DRESDEN  Menolak protes neo-Nazi, ribuan warga Jerman turun ke jalan-jalan kota Dresden, Jerman, yang dianggap sebagai kubu kelompok anti-imigrasi, untuk mengirim pesan keras melawan Islamophobia.

Memegang spanduk besar yang bertuliskan “Mencegah pogram besok hari”, ribuan orang berbaris secara damai melalui kota timur di bawah pengawasan polisi anti huru hara, Agence France Presse (AFP) melaporkan pada hari Sabtu, 29 Agustus 2015.

“Katakan dengan lantang, katakan dengan jelas, pengungsi diterima di sini,” teriak mereka.

Baca Selengkapnya....

Partai Kiri Malaysia Tuntut PM Najib Mundur

 
KUALA LUMPUR - Puluhan ribu orang berkumpul di Kuala Lumpur, Malaysia, sejak Sabtu (29/8/2015). Mereka melakukan demonstrasi menuntut Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak agar segera mundur dari jabatannya.
 
Demo terhadap Najib ini dipelopori oleh Democratic Action Party (Parti Tindakan Demokratis/DAP), sebuah  partai sekuler beraliran kiri dengan asas demokrasi sosialisme. Basis massa terbesar partai ini adalah kaum urban dan non-Muslim (terutama keturunan China dan India di Malaysia).
 
“Tujuan kita adalah agar Najib ‘undur’,” seru Maria Chin Abdullah, salah satu penggerak aksi tersebut dalam orasinya.
 

Baca Selengkapnya....